Pekanbaru, Riau
30 Calon Petugas Haji Daerah Ikuti Uji Computer Assisted Test CAT di Kanwil Kemenhaj Riau
Plt Kanwil Kemenhaj Provinsi Riau, H Defizon, SKom, MSi menyampaikan pesan Menteri Haji dan Umrah sekaligus membuka kegiatan seleksi petugas haji daerah. (Dok Kemenhaj Riau)
RIAU (hajiumrohinfo) – Tahapan seleksi petugas haji terus berjalan. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau menggelar seleksi Computer Assisted Test (CAT) bagi calon Petugas Haji Daerah (PHD) Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Kamis (22/1/2026).
Sebanyak 30 peserta yang merupakan utusan dari Pemprov Riau, Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau mengikuti ujian berbasis digital ini. Seleksi ini dilakukan secara ketat guna menjamin kualitas pelayanan bagi jemaah haji asal Bumi Lancang Kuning pada musim haji mendatang.
Rangkaian acara dibuka Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riah, H Defizon, SKom, MSi.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Riau, Dr. H. Muliardi, M. Pd, yang juga sebagai Ketua Tim Task Force proses transisi SDM dari Kemenag Riau ke Kemenhaj Riau.
Plt Kanwil Kemenhaj Provinsi Riau, H Defizon, SKom, MSi menyampaikan pesan Menteri Haji dan Umrah sekaligus membuka kegiatan seleksi petugas haji daerah.
"Petugas Haji Daerah merupakan petugas pendukung yang ditempatkan pada setiap kloter untuk memberikan support kepada petugas kloter dalam hal layanan umum dan layanan kesehatan. Dengan demikian, tugas PHD dipandang cukup berat dalam memberikan layanan maksimal pada para jemaah. Saya perlu mengingatkan kembali, karena kuota PHD diambil dari kuota jemaah haji reguler, maka saudara-saudara sekalian calon PHD harus menjaga integritas secara kuat dan memberikan layanan kepada jemaah secara total,’’ kata Defizon mengutip pesan Menteri Haji dan Umrah RI.
Selain itu, Defizon juga menjelaskan tentang kesiapan yang harus dilakukan oleh petugas, guna memberikan pelayanan yang optimal kepada jemaah.
‘’Kita menyadari bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan kegiatan yang mendapat sorotan yang sangat khusus, baik di mata masyarakat, media, dan para pemerhati penyelenggaraan ibadah haji. Di samping itu, penyelenggaraan ibadah haji diawasi secara berlapis baik oleh lembaga pengawas Pemerintah seperti Inspektorat Jenderal, lembaga pengawasan ekternal seperti BPK dan bahkan KPK, serta pengawasan langsung oleh DPR RI dan DPD RI," lanjutnya.
Lebih sfesifik, dia juga berharap seleksi ini bisa berjalan lancar dan mendapatkan petugas haji daerah yang profesional.
‘’Petugas haji daerah memiliki tanggung jawab besar. Seleksi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memberikan yang terbaik bagi tamu-tamu Allah," ujar H Defizon lagi.
Ujian CAT ini dijadwalkan berlangsung satu hari penuh dilanjutkan dengan tes wawancara dengan pengawasan ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas hasil seleksi. (FSY/MJ)







