Batam, Kepulauan Riau

Suami Wafat di Makkah, Tiba di Batam Istri Alharhum H Zul Kanedi Disambut Haru dan Tangis

Haji Reguler Minggu, 21 Juni 2026 - 08:52 WIB  |    Reporter : Hafith   Redaktur : Fithriady Syam  
Suami Wafat di Makkah, Tiba di Batam Istri Alharhum H Zul Kanedi Disambut Haru dan Tangis

Pertemuan penuh haru, dan dalam pelukan Ketua DWP Kemenhaj tersebut berlangsung setibanya Zulaini Maan di Asrama Haji Debarkasi Batam, Sabtu (20/6/2026). (HUMAS KEMENHAJ RIAU/FS)

RIAU (hajiumrohinfo) – Menunaikan haji pergi dengan suami, tapi takdir berkata lain. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Riau, H Defizon didampingi Ketua DWP Kanwil Kemenhaj Riau Kasmiati, menemui Hj Zulaini Maan, istri almarhum Zul Kanedi, jemaah haji Kloter BTH-18 asal Kota Pekanbaru yang wafat di Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi.

Pertemuan penuh haru, dan dalam pelukan Ketua DWP Kemenhaj tersebut berlangsung setibanya Zulaini Maan di Asrama Haji Debarkasi Batam, Sabtu (20/6/2026). Pada kesempatan itu, Defizon menyampaikan secara langsung belasungkawa dan rasa duka yang mendalam atas wafatnya almarhum Zul Kanedi.

“Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Zul Kanedi. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Defizon.

Almarhum Zul Kanedi merupakan jemaah haji asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter BTH-18. Beliau wafat di Makkah sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji, tepatnya pada 25 Mei 2026.

Defizon menjelaskan bahwa pemerintah telah menyempurnakan seluruh rangkaian ibadah haji almarhum melalui pelaksanaan badal haji, sehingga kewajiban ibadah hajinya telah dituntaskan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Defizon memastikan bahwa hak-hak almarhum yang menjadi hak ahli waris, termasuk santunan dan asuransi, akan diproses sesuai prosedur. Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau juga akan memberikan pendampingan dalam proses penyelesaian administrasi yang diperlukan.

“Kami akan membantu keluarga dalam pengurusan hak-hak almarhum, termasuk proses administrasi terkait asuransi dan hak lainnya. Semoga prosesnya berjalan lancar dan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” sebut Defizon lagi. (HFS/SP)

Laporan : Hafith
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya