Rokan Hilir, Riau
Kemenhaj Temui Bupati Bistamam, Biaya Keberangkatan ke Embarkasi Ditanggung Pemkab Rohil
Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau, HM Syafri Johan, SAg, MPdI berserta staf lakukan audensi bersama Bupati Rohil H Bistamam terkait teknis keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kab. Rohil. (Dok Diskominfotik Rohil)
RIAU (hajiumrohinfo) – Persiapan haji juga berlangsung diberbagai daerah se-Riau. Setelah sukses melaksanakan manasik haji di tiga Rayon beberapa minggu lalu, Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau, HM Syafri Johan, SAg, MPdI berserta staf lakukan audensi bersama Bupati Rohil H Bistamam terkait teknis keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kab. Rohil.
Berbagai perencanaan dibahas dalam audensi yang dilakukan bertempat di Aula Kantor Bupati Rohil lantai 8. dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil Fauzi Efrizal, Asisten III Nurmansyah.
Kepala Kemenhaj Rohil menyampaikan jumlah JCH Rohil yang berangkat 204 orang. Ini terdiri dari 2 kloter yaitu Kloter 6 dan 8 yang akan diberangkatkan tanggal 26 April 2026 mendatang.
Secara sfesifik, dia merinci jumlah masing-masing Jemaah. Kloter 6 berjumlah 142 jemaah, sedangkan Kloter 8 berjumlah 62 orang. Meski demikian terdapat pula ada sejumah JCH asal Rohil sejumlah 7 orang yang berangkat dari kab/kota lain karena mereka sudah pindah domisili.
Menyikapi hal itu, Bupati Rohil H Bistamam menyebut keberangkatan JCH Rohil Kloter 6 dan 8 akan diberangkatkan sekaligus dengan rencana titik kumpul di Masjid Assalam Rantau Bais.
‘’Dari Rantau Bais sama-sama menuju Dumai karena keberangkatan melalui jalur Laut. Kloter 8 direncanakan menginap di Batam menjelang ke berangkatan mereka yang hanya selisih sehari,’’ katanya.
Lebih jauh Bupati H Bistamam menambahkan bahwa transportasi dan akomodasi keberangkatan JCH mulai dari kecamatan sampai embarkasi ditanggung oleh Pemerintah Daerah Rohil.
"Insya Allah, kami dari Pemerintah Daerah akan mendampingi langsung hingga ke Batam untuk melepas keberangkatan jemaah menuju Madinah. Kami ingin memastikan jemaah merasa aman dan diperhatikan," ujar H Bistamam.
Bupati menginstruksikan pihak penyelenggara untuk segera menyerahkan rincian kebutuhan logistik jemaah.
"Segera sampaikan apa saja kelengkapan yang perlu disiapkan oleh Pemda. Saya ingin semua siap secepat mungkin agar jemaah kita bisa fokus beribadah dengan nyaman dan lancar tanpa memikirkan kendala teknis," sebut Bupati.
Senada dengan itu, Sekda Rohil H Fauzi yang turut hadir pada audensi tersebut juga menuturkan bahwa teknis keberangkatan serupa dengan tahun-tahun
sebelumnya.
‘’Hanya saja, kalau dulu lewat udara, sekarang lewat laut hal tersebut karena pemangkasan anggaran secara nasional oleh Pemerintah Pusat. (HFS/REJ)











