Batam, Kepulauan Riau

Enam Kloter Sudah Terbang, Kemenhaj Riau Catat 2.653 Jemaah Haji Asal Riau Sampai di Madinah

Haji Reguler Kamis, 30 April 2026 - 16:02 WIB  |    Reporter : Hafith   Redaktur : Fithriady Syam  
Enam Kloter Sudah Terbang, Kemenhaj Riau Catat 2.653 Jemaah Haji Asal Riau Sampai di Madinah

Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. (HUMAS KEMENHAJ RIAU/FS)

BATAM (hajiumrohinfo) – Tahapan pemberangkatan Jemaah Haji asal Riau terus berproses. Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. Pemberangkatan dilakukan melalui enam kelompok terbang (Kloter), BTH 3 hingga BTH 8, dari Embarkasi Batam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Riau, H Defizon, merinci total jemaah yang berangkat terdiri dari 2.614 jemaah haji, 12 petugas haji daerah, 3 pembimbing KBIHU, dan 24 petugas kloter.

“Jumlah jemaah haji Riau yang sudah di berangkatkan sampai dengan tanggal 30 April 2026 sebanyak 2.653 orang,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Meski ribuan jemaah sudah terbang, dia mencatat 16 orang terpaksa menunda atau batal berangkat karena sakit dan wafat. Rinciannya, 6 jemaah dirawat di Batam, 5 orang pendamping menunggu di Batam, 4 orang sakit di daerah asal, dan 1 orang wafat di daerah.

Jemaah yang wafat berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi. Sementara jemaah yang dirawat di Batam berasal dari Pekanbaru, Kampar, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Kuansing.

Untuk pemberangkatan, kloter BTH 7 menjadi yang terbanyak dengan 488 orang. Defizon menyebut kloter ini membawa 482 jemaah, 2 PHD, dan 4 petugas kloter. Satu jemaah BTH 7 asal Indragiri Hilir harus dirawat di Batam sehingga tertunda keberangkatannya.

Kloter BTH 3 memberangkatkan 443 orang. Namun 1 jemaah asal Pekanbaru beserta 1 pendamping tertahan di Batam karena sakit. BTH 4 menerbangkan 440 orang, dengan 3 jemaah dan 2 pendamping asal Pekanbaru masih dirawat di Batam.

BTH 5 memberangkatkan 438 orang. Tiga jemaah beserta 3 pendamping asal Kampar dirawat di Batam, ditambah 1 jemaah sakit di daerah. BTH 6 membawa 399 orang. Tiga jemaah batal dari daerah, 2 di antaranya asal Rokan Hilir. Sebanyak 45 orang mutasi ke BTH 7.

BTH 8 memberangkatkan 445 orang. Tiga jemaah asal Rohul, Rohil, dan Kuansing dirawat di Batam bersama 3 pendampingnya. Satu jemaah asal Kuansing wafat di daerah.

Defizon menambahkan, terjadi sejumlah mutasi jemaah antar kloter. BTH 7 menerima mutasi masuk 45 orang dari BTH 6, terdiri dari 44 jemaah asal Kepulauan Meranti dan 1 dari Kampar. BTH 8 menerima 7 mutasi masuk: 3 orang dari BTH 4 asal Pekanbaru, 2 dari BTH 6 asal Rohil, dan 2 dari BTH 5 asal Kampar.

H Defizon menegaskan pihaknya terus memantau kondisi jemaah yang tertunda. “Kami doakan jemaah yang sakit segera pulih dan bisa menyusul ke Tanah Suci,” ujarnya.

Pemberangkatan jemaah haji Riau 1447 H/2026 M masih akan berlanjut sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Haji dan Umrah. (HFS/SP)

 

Laporan : Hafith
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya