Arab Saudi

Jemaah Terangkut Tembus 30 Juta, Arab Saudi Terus Tambah 20 Kereta Cepat Haramain

Internasional Selasa, 10 Februari 2026 - 09:49 WIB  |    Reporter : Hafith   Redaktur : Fithriady Syam  
Jemaah Terangkut Tembus 30 Juta, Arab Saudi Terus Tambah 20 Kereta Cepat Haramain

Kereta Cepat Haramain, yang diresmikan pada 2018 oleh Raja Salman bin Abdulaziz, merupakan salah satu proyek transportasi paling strategis di Kerajaan karena berhubungan langsung dengan pelayanan Dua Tanah Suci. (Foto Istimewa)

ARAB SAUDI (hajiumrohinfo) - Arab Saudi terus memperkuat layanan transportasi bagi jemaah haji dan umrah. Operator kereta nasional Saudi Arabian Railways (SAR) resmi menandatangani kesepakatan pembelian 20 unit kereta cepat baru dari produsen asal Spanyol, Talgo, untuk memperluas armada Kereta Cepat Haramain.

Penandatanganan kerja sama tersebut diumumkan pada Ahad, (9/2/2026), di bawah naungan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh Al-Jasser, yang juga menjabat sebagai Ketua SAR.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, pengiriman kereta baru dijadwalkan dimulai pada akhir 2028 dan akan rampung sepenuhnya pada 2031.

Setelah beroperasi, seluruh rangkaian akan melayani jaringan Kereta Cepat Haramain yang menghubungkan Makkah dan Madinah melalui lima stasiun utama.

Al-Jasser menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Arab Saudi atas dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan sektor transportasi dan logistik. Menurutnya, penambahan armada ini sejalan dengan Strategi Nasional Transportasi dan Logistik serta memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat logistik global.

Ia menegaskan bahwa Kereta Cepat Haramain, yang diresmikan pada 2018 oleh Raja Salman bin Abdulaziz, merupakan salah satu proyek transportasi paling strategis di Kerajaan karena berhubungan langsung dengan pelayanan Dua Tanah Suci.

“Penguatan armada menjadi langkah penting untuk meningkatkan mobilitas jemaah dan pengunjung, dengan menghadirkan transportasi yang aman, modern, dan andal, sekaligus mendukung transisi menuju sistem transportasi berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan itu, CEO SAR Bashar Al-Malik mengatakan penambahan kereta akan meningkatkan pengalaman perjalanan jemaah haji dan umrah, terutama saat musim puncak. Penambahan armada ini dinilai mampu meningkatkan fleksibilitas operasional dan mengurangi kepadatan perjalanan antara Makkah dan Madinah.

Dengan hadirnya 20 kereta baru, kapasitas angkut Kereta Cepat Haramain ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 30 juta penumpang per tahun. Langkah ini juga diproyeksikan mampu menjawab lonjakan permintaan seiring meningkatnya jumlah jemaah dan pengunjung di masa mendatang.

Saat ini, Kereta Cepat Haramain merupakan moda transportasi tercepat antara Makkah dan Madinah, dengan kecepatan hingga 300 kilometer per jam dan waktu tempuh sekitar dua jam. Jalur ini juga melayani stasiun Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, dan King Abdullah Economic City.

SAR saat ini mengoperasikan 35 rangkaian kereta. Dengan tambahan armada baru, total kereta yang beroperasi nantinya akan mencapai 55 unit, sehingga kesiapan layanan selama musim haji dan umrah semakin optimal.

Setiap rangkaian kereta baru terdiri dari 13 gerbong dengan kapasitas total 417 penumpang, mencakup delapan gerbong kelas ekonomi dan lima gerbong kelas bisnis. Kereta juga dilengkapi satu gerbong khusus bagi penumpang disabilitas, sebagai bagian dari komitmen layanan inklusif bagi seluruh pengguna. (HFS/INT)

Laporan : Hafith
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya