Arab Saudi

Integrasi Digital Haji-Umrah dengan Arab Saudi Terus Diperkuat

Internasional Senin, 16 Februari 2026 - 17:31 WIB  |    Reporter : Hafith   Redaktur : Fithriady Syam  
Integrasi Digital Haji-Umrah dengan Arab Saudi Terus Diperkuat

Pembahasan layanan haji 2026 khsusnya yang berkaitan dengan layaan digital selama di Arab Saudi. (Dok Kemenhaj RI)

ARAB SAUDI (hajiumrohinfo) - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI menegaskan komitmennya memperkuat integrasi sistem digital dengan Arab Saudi guna meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah, sekaligus memastikan perlindungan jutaan jemaah setiap tahun.

“Integrasi sistem ini bukan sekadar modernisasi teknologi, tetapi tentang keselamatan dan kenyamanan jemaah. Semua proses mulai dari visa, akomodasi, layanan kesehatan, hingga kepulangan harus terpantau dan terlindungi secara menyeluruh,” tegas Menhaj Moch. Irfan Yusuf dalam forum Saudi–Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah, Senin (16/2/2026).

Ia menambahkan, pelayanan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia harus cepat, aman, dan nyaman, tanpa ada hambatan teknis maupun administratif.

Pemerintah Indonesia juga menyatakan dukungan penuh terhadap modernisasi layanan haji dan umrah sejalan dengan Saudi Vision 2030.

Fokus utama mencakup penguatan konektivitas data dengan sistem Arab Saudi, termasuk optimalisasi platform Nusuk Masar untuk kontrak hotel dan manajemen layanan jemaah.

Selain itu, Indonesia mengusulkan fleksibilitas mekanisme penggantian visa bagi jemaah yang batal berangkat agar kuota tidak hangus.

“Setiap kuota adalah hak umat. Kami berharap ada mekanisme fleksibel hingga mendekati hari keberangkatan, agar slot tidak terbuang sia-sia,” tegasnya.

Indonesia juga meminta kejelasan teknis terkait pembayaran Dam (denda) tamattu melalui sistem digital agar lebih praktis dan tidak membingungkan jemaah.

Integrasi tersebut diharapkan mempercepat proses administrasi, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan respons terhadap kondisi darurat.

Pemerintah menilai langkah tersebut menjadi fondasi penting menuju tata kelola haji dan umrah yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.

Kegiatan di bawah naungan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, yang menjadi bagian dari Forum Umrah dan Ziarah edisi ketiga ini diikuti lebih dari 400 peserta dari berbagai sektor layanan umrah dan ziarah.

Sebelumnya, Al-Rabiah menerima delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf.

Ia menegaskan pentingnya kerja sama dengan perusahaan Indonesia guna memperkaya pengalaman jemaah.

Setiap tahun, lebih dari satu juta jemaah umrah asal Indonesia mengunjungi Arab Saudi. (HFS/SP)

 

Laporan : Hafith
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya