- Home
- Internasional
- Dinihari Jemaah Haji Kloter BTH 08 Tiba dari Arab Saudi, Seorang Jemaah Wafat di Makkah
Batam, Kepulauan Riau
Dinihari Jemaah Haji Kloter BTH 08 Tiba dari Arab Saudi, Seorang Jemaah Wafat di Makkah
Kloter BTH-08 merupakan gabungan jemaah dari beberapa daerah, yakni Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 197 orang, Kabupaten Rokan Hilir 60 orang, Kabupaten Kuantan Singingi 181 orang, Kota Pekanbaru 1 orang, Kota Tanjungpinang 1 orang, dan Kota Pontianak 2 orang, serta didampingi oleh petugas kloter dan Petugas Haji Daerah (PHD) sebanyak 6 orang. (HUMAS KEMENHAJ RIAU/FS)
BATAM (hajiumrohinfo) - Rombongan jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 08 Embarkasi Batam (BTH-08) resmi mendarat kembali di Tanah Air dengan selamat. Pesawat Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV 5362 yang membawa ratusan jemaah dari Arab Saudi mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Rabu (10/6/2026) dini hari pukul 00.50 WIB.
Kloter BTH-08 diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Selasa (9/6/2026) pukul 11.25 Waktu Arab Saudi (WAS) dan tiba sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kedatangan jemaah disambut oleh petugas debarkasi dan panitia penyelenggara haji yang telah bersiaga memberikan pelayanan kepada para jemaah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H Defizon, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jemaah haji pada kloter tersebut.
"Alhamdulillah, Kloter BTH-08 telah tiba di Tanah Air dalam keadaan aman dan lancar. Seluruh proses pemulangan berjalan dengan baik. Kami bersyukur para jemaah dapat kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan tetap menjaga kesehatan hingga tiba di kampung halaman masing-masing," ujar Defizon.
Kloter BTH-08 merupakan gabungan jemaah dari beberapa daerah, yakni Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 197 orang, Kabupaten Rokan Hilir 60 orang, Kabupaten Kuantan Singingi 181 orang, Kota Pekanbaru 1 orang, Kota Tanjungpinang 1 orang, dan Kota Pontianak 2 orang, serta didampingi oleh petugas kloter dan Petugas Haji Daerah (PHD) sebanyak 6 orang.
Berdasarkan laporan petugas, tidak terdapat jemaah yang tertunda (tanazul) maupun mutasi keluar pada kloter ini. Namun terdapat mutasi masuk sebanyak tiga orang, yaitu Yuli Herawati dari Kloter BTH-17, Kurniadi Muhamad dari Kloter BTH-17, dan Siti Rahil dari Kloter BTH-01. Terdapat satu orang wafat di Makkah atas nama Ratinis Abd Gani, jemaah asal Kabupaten Kuantan Singingi, wafat di Kota Mekkah pada 1 Juni 2026 saat menjalankan rangkaian ibadah haji.
Selain itu, petugas juga memberikan perhatian khusus kepada sejumlah jemaah yang memerlukan pengawasan kesehatan selama perjalanan pulang. Jemaah yang masuk dalam kategori pengawasan antara lain Nurjanah Gopar, Lamitun (80 tahun), Paridah (78 tahun), Rukiah Timah, dan Yuli Hasti (66 tahun).
Defizon mengapresiasi dedikasi seluruh petugas haji yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah selama proses pemulangan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas kloter, tenaga kesehatan, petugas debarkasi, serta semua pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah haji. Sinergi yang baik ini menjadi kunci suksesnya proses pemulangan jemaah hingga kembali ke daerah masing-masing dengan aman dan nyaman," tuturnya.
Dengan tibanya Kloter BTH-08, proses pemulangan jemaah haji Provinsi Riau Tahun 1447 H/2026 M terus berlangsung secara bertahap. Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau memastikan seluruh rangkaian pelayanan kepulangan jemaah berjalan optimal hingga seluruh jemaah kembali ke daerah asal dalam keadaan sehat dan selamat. (HFS/SP)












