Batam, Kepulauan Riau
Beri Dukungan Moril ke Jemaah Sakit, Kakanwil Kemenhaj Riau Jenguk Darwin Djafar yang Dirawat di Batam
Darwin Djafar Marzuki, jemaah asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter BTH-04. Selama menjalani perawatan, Darwin didampingi oleh keponakannya yang berdomisili di Batam. (HUMAS KEMENHAJ RIAU/FS)
BATAM (hajiumrohinfo) – Di sela proses pemulangan jemaah haji Provinsi Riau, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H Defizon, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Tata Usaha, Hari Kurniawan, mengunjungi salah seorang jemaah haji Kloter BTH-04 yang sedang menjalani perawatan di RS Awal Bros Botania Batam, Sabtu (6/6/2026).
Jemaah yang dikunjungi tersebut adalah Darwin Djafar Marzuki, jemaah asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter BTH-04. Selama menjalani perawatan, Darwin didampingi oleh keponakannya yang berdomisili di Batam.
Dalam kunjungannya, Defizon menyampaikan doa dan dukungan moril kepada jemaah agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Pekanbaru.
“Kami mendoakan semoga Bapak Darwin segera pulih dan diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari tim medis dan keluarga pendamping, kondisi beliau saat ini sudah membaik,” ujar Defizon.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah terus memantau kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan pasca kepulangan dari Tanah Suci. Pendampingan dan koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan agar kebutuhan jemaah dapat terpenuhi dengan baik hingga benar-benar pulih.
Menurut Defizon, setelah kondisi kesehatan Darwin dinyatakan memungkinkan untuk melakukan perjalanan, proses kepulangan ke Pekanbaru akan menjadi tanggung jawab pihak travel angkutan domestik PT Krakatau sesuai mekanisme yang telah disiapkan.
“Kami memastikan jemaah mendapatkan perhatian dan pendampingan yang optimal. InsyaAllah setelah kondisi kesehatan beliau pulih dan dinyatakan layak melakukan perjalanan, kepulangan ke Pekanbaru akan difasilitasi oleh PT Krakatau,” jelasnya.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Kementerian Haji dan Umrah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji, tidak hanya selama berada di Tanah Suci, tetapi juga hingga seluruh proses pemulangan ke daerah asal selesai dengan aman dan lancar. (HFS/SP)












