Jakarta

Beri Nilai Tambah, Pesawat Haji akan Dimanfaatkan Angkut Wisatawan Arab Saudi dan Kargo

Ragam Selasa, 28 Oktober 2025 - 22:42 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : Fithriady Syam  
Beri Nilai Tambah, Pesawat Haji akan Dimanfaatkan Angkut Wisatawan Arab Saudi dan Kargo

Kemenhaj bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah membentuk satuan tugas (task force) untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di Arab Saudi. (Foto Istimewa/Internet)

JAKARTA (hajiumrohinfo) Berbagai ide digunakan untuk kelancaran ibadah haji. Kementerian Haji dan Umrah berharap pesawat-pesawat charter yang digunakan untuk mengangkut jamaah calon haji Indonesia ke Tanah Suci dapat dimanfaatkan kembali untuk membawa wisatawan asal Arab Saudi atau kargo saat kembali ke Tanah Air.

“Pesawat-pesawat charter kita itu bisa juga mengangkut wisatawan, misalnya dari Arab Saudi,” ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak saat Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Menurut Dahnil, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi haji agar memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.

Berdasarkan data Kemenhaj, jumlah wisatawan asal Arab Saudi yang berkunjung ke Indonesia baru mencapai sekitar 120 ribu orang per tahun. Sementara itu, warga Indonesia yang berangkat ke Arab Saudi untuk ibadah haji dan umrah mencapai sekitar tiga juta orang setiap tahun.

“Oleh sebab itu, kami mendorong Kementerian Pariwisata untuk melakukan promosi wisata di wilayah Arab Saudi,” ujar Dahnil.

Sebagai tindak lanjut, Kemenhaj bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah membentuk satuan tugas (task force) untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di Arab Saudi.

“Ibu Menteri Pariwisata dengan Kementerian Haji bersepakat melakukan hal itu. Negosiasi dan pembicaraan bersama dengan Kementerian Pariwisata Arab Saudi maupun Kementerian Haji akan dilakukan pada bulan November ini,” jelasnya.

Selain berkoordinasi dengan Kemenparekraf, Dahnil juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kemenko Pangan dan Kemenko Perekonomian untuk mempercepat penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Ekosistem Ekonomi Haji.

“Agar koordinasi antarlembaga bisa dipermudah untuk mendorong akselerasi ekosistem ekonomi haji, khususnya terkait dengan pangan, termasuk rencana pengembangan Kampung Haji yang akan dipimpin oleh Danantara,” tutup dia. (FSY/INT)

Laporan : FSY
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya