Provinsi Riau

Pelunasan Jemaah Haji Riau Capai 77,56 Persen, Masih Dibuka Tahap 2 Periode 2-9 Januari 2026

Riau Rabu, 24 Desember 2025 - 17:18 WIB  |    Reporter : Muthia NA   Redaktur : Fithriady Syam  
Pelunasan Jemaah Haji Riau Capai 77,56 Persen, Masih Dibuka Tahap 2 Periode 2-9 Januari 2026

Coffee Morning dengan media di lakukan dengan Plt Kakanwil Kemenhaj Riau dan Kakanwil Kemenag Riau, Rabu (24/12/2025). (Dok Kanwil Kemenag Riau)

RIAU (hajiumrohinfo) – Tahapan kegiatan haji 2026 terus berproses. Hingga tenggat pelunasan tahap pertama yang berakhir 23 Desember lalu. Di Provinsi Riau sudah mencapai 77,56 persen jemaah yang sudah melakukan pembayaran. Ini jauh di atas rata-rata nasional. Meski demikian tercatat, ada 1.045 jemaah asal Riau yang tidak melakukan pelunasan pada tahap itu.

Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengungkapkan adanya fenomena menarik pada proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini.

Rendahnya angka pelunasan ini berdampak signifikan pada pengisian kuota. Defizon menjelaskan bahwa persentase pelunasan di Riau saat ini berada di angka 77,56%. Meski angka ini masih di atas rata-rata nasional yang sebesar 73,9%, jumlah jemaah yang tidak melunasi tergolong cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Defizon menyebut kuota Haji Riau tahun ini mengalami penurunan menjadi 4.682 orang, berkurang 365 kursi dari tahun sebelumnya yang berjumlah 5.047. Hal ini dipicu oleh kebijakan Menteri Agama yang melakukan penyetaraan masa tunggu di seluruh Indonesia.

‘’Kebijakan Kemenhaj adalah menyamakan masa tunggu di seluruh Indonesia agar tidak ada ketimpangan yang terlalu jauh, seperti di Sulawesi Selatan yang masa tunggunya hampir mencapai 50 tahun," ujar Defizon saat Coffe Morning dengan wartawan di kantor Kemenag Riau, Rabu (24/12/2025).

Akibat banyaknya sisa kuota dari tahap pertama, Kemenhaj akan membuka pelunasan tahap kedua pada 2-9 Januari 2026. Defizon menegaskan bahwa untuk memastikan kuota terserap 100%, pihaknya akan menarik jemaah dari daftar tunggu berikutnya.

Jemaah yang awalnya dijadwalkan berangkat pada tahun 2027 kini memiliki peluang besar untuk berangkat lebih awal di tahun ini guna mengisi kekurangan pengisi kuota tersebut. Langkah ini diambil agar tidak ada kursi kosong yang tersisa dalam keberangkatan haji tahun ini.

Selain jemaah daftar tunggu, prioritas pelunasan tahap kedua juga akan diberikan kepada jemaah lanjut usia (Lansia). Di Riau sendiri, dari alokasi 234 kursi khusus lansia, baru 63 orang yang telah melakukan pelunasan.

Dalam pada itu, Kepala Kanwil Kemenag Riau, Muliardi, menyebutkan bahwa pihaknya turut membantu Kemenhaj Riau untuk melakukan sosialisasi kepada jemaah terkait tahapan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH).

“Semua sudah kita sosialisasikan. Saat ini juga sedang dilakukan proses likuidasi aset untuk menunjang pelaksanaan haji yang dialihfungsikan ke Kementerian Haji dan Umrah,” kata Muliardi.

Ia berharap, dengan peralihan kelembagaan tersebut, kualitas pelayanan haji ke depan bisa semakin meningkat.

“Mudah-mudahan dengan peralihan dari Kemenag ke Kementerian Haji dan Umrah, pelayanan kepada jemaah haji dapat lebih baik,” harapnya. (FSY/SP)

Laporan : Muthia NA
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya