Provinsi Riau

80 Jemaah Travel Aman Haromain Berangkat Umrah, Defizon: Ukur Kemampuan Fisik dan Jaga Kesehatan

Umrah Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:19 WIB  |    Reporter : Hafith   Redaktur : Fithriady Syam  
80 Jemaah Travel Aman Haromain Berangkat Umrah, Defizon: Ukur Kemampuan Fisik dan Jaga Kesehatan

Kakan Kemenhaj Riau H Defizon juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, semangat beribadah memang sangat penting, namun harus diimbangi dengan kemampuan fisik yang dimiliki masing-masing jemaah. (HUMAS KEMENHAJ RIAU/FS)

RIAU (hajiumrohnfo) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, H Defizon didampingi pimpinan travel Aman Haromain H Mester H. Hamzah, melepas keberangkatan sebanyak 80 jemaah umrah yang diberangkatkan oleh Travel Aman Haromain. Pelepasan dilaksanakan via Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Rabu (24/6/26) lalu.

Defizon mengapresiasi para jemaah yang telah memilih biro perjalanan umrah yang memiliki izin resmi dari pemerintah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian sekaligus upaya melindungi diri dari berbagai risiko yang dapat merugikan jemaah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah yang telah mempercayakan perjalanan ibadahnya kepada travel yang berizin resmi. Ini merupakan pilihan yang tepat dan memberikan jaminan perlindungan bagi jemaah selama proses penyelenggaraan umrah," ujarnya.

Defizon mengingatkan bahwa hingga saat ini masih ditemukan berbagai kasus penipuan yang mengatasnamakan penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih teliti sebelum mendaftar dan memastikan biro perjalanan yang dipilih telah memiliki izin resmi dari pemerintah.

"Kita tidak ingin ada masyarakat yang menjadi korban penipuan. Karena itu, setelah kembali nanti, sampaikan kepada keluarga, saudara, tetangga, dan masyarakat sekitar bahwa jika ingin berangkat umrah, pilihlah travel yang memiliki izin resmi dan terdaftar," pesannya.

Selain itu, Defizon juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, semangat beribadah memang sangat penting, namun harus diimbangi dengan kemampuan fisik yang dimiliki masing-masing jemaah.

"Silakan memperbanyak ibadah dan memanfaatkan kesempatan di Tanah Suci sebaik mungkin. Namun demikian, jangan memaksakan diri. Ukur kemampuan fisik masing-masing dan tetap jaga kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik," katanya.

Kepada seluruh jemaah, Defizon juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan selama perjalanan. Ia mengajak jemaah untuk saling membantu, saling menghormati, dan menjaga hubungan baik antarsesama.

"Jagalah kekompakan selama di Tanah Suci. Saling tolong-menolong, saling membantu ketika ada kesulitan, dan hindari saling menyalahkan apalagi sampai terjadi pertengkaran. Dengan kebersamaan, insya Allah seluruh rangkaian ibadah akan berjalan lebih nyaman dan khusyuk," tuturnya.

Tidak lupa, Defizon mengajak para jemaah untuk senantiasa menjaga nama baik bangsa Indonesia selama berada di Arab Saudi. Sikap santun, disiplin, tertib, dan menghormati aturan yang berlaku merupakan cerminan karakter bangsa yang harus terus dijaga.

"Jadilah duta bangsa yang baik. Tunjukkan akhlak mulia, kedisiplinan, dan sikap santun sehingga nama baik Indonesia tetap terjaga di mata dunia," ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Defizon menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah umrah.

"Selamat menunaikan ibadah umrah. Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, selalu berada dalam lindungan Allah SWT, serta kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan dan memperoleh umrah yang mabrur," tutupnya.

Pelepasan jemaah umrah Travel Aman Haromain di Bandara SSK II Pekanbaru tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Haji dan Umrah dalam memberikan pembinaan, edukasi, dan perlindungan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah umrah melalui penyelenggara yang resmi, aman, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, jemaah dapat beribadah dengan tenang serta mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (HFS/SP)

Laporan : Hafith
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya