Bangka Belitung

Cek Kesiapan Sarana Operasional Haji, Kemenhaj Inspeksi Asrama Haji Bangka Belitung

Daerah Selasa, 03 November 2026 - 14:35 WIB  |    Reporter : Hafith   Redaktur : Fithriady Syam  
Cek Kesiapan Sarana Operasional Haji, Kemenhaj Inspeksi Asrama Haji Bangka Belitung

Peninjauan fasilitas pendukung di asrama haji seluruh Indonesia, Kemenhaj cek Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). (HUMAS KEMENHAJ RI/FS)

PANGKALPINANG (hajiumrohinfo) – Kesiapan asrama haji menjadi salah satu perhatian Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI. Memperkuat kesiapan sarana operasional haji melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan peninjauan fasilitas pendukung di asrama haji seluruh Indonesia, termasuk di Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kebijakan ini tidak sekadar bertujuan memenuhi aspek regulasi, tetapi juga memastikan Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi hunian yang aman, sehat, dan layak bagi seluruh jemaah.

Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan lapangan dan koordinasi bersama antara Pusat Kesehatan Haji (Puskeshaj), Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Pangkalpinang di Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pangkalpinang, Selasa (3/11/2026).

Kepala Kanwil Kemenhaj Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dewi Rosaria Indah, menjelaskan bahwa pengawasan kondisi lingkungan perlu dilakukan jauh sebelum operasional haji dimulai. Menurutnya, pencegahan risiko kesehatan lingkungan merupakan bagian tidak terpisahkan dari pelindungan jemaah.

“IKL tahap awal ini krusial untuk memetakan dan memitigasi potensi risiko kesehatan lingkungan sejak dini. Kami berkomitmen memastikan seluruh sarana di asrama haji memenuhi kualifikasi kesehatan demi memberikan rasa aman dan kenyamanan maksimal bagi jemaah,” ujarnya.

Usai koordinasi, Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Lingkungan (Kesling) bersama perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah turun langsung meninjau sejumlah fasilitas vital di area Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Berdasarkan hasil evaluasi IKL Tahap I, Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara umum meraih hasil dengan kategori baik. Meski demikian, pengelola tetap melakukan sejumlah penyesuaian dan penyempurnaan fasilitas teknis agar pemenuhan standar kelayakan lingkungan dapat dicapai secara optimal.

Aribby, Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Lingkungan menekankan pentingnya peran BKK dan jajaran kesehatan lingkungan dalam memastikan seluruh ruang interaksi jemaah bebas dari faktor risiko penyakit.

“Pengembangan kelayakan fisik dan pengawasan faktor risiko lingkungan harus dirancang secara terukur. Hal ini penting agar fasilitas yang ada tidak hanya memenuhi syarat operasional haji, tetapi juga siap memberikan perlindungan kesehatan yang optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Selain penataan lingkungan asrama, kegiatan ini menjadi pijakan awal transformasi Klinik Kesehatan Asrama Haji. Layanan yang semula hanya beroperasi secara temporer saat musim haji akan ditransformasikan menjadi klinik permanen yang melayani masyarakat sepanjang tahun.

Transformasi tersebut mencakup penyesuaian kelayakan bangunan dan ruangan, kesiapan sumber daya manusia, hingga kelengkapan peralatan medis maupun nonmedis sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah percepatan ini juga selaras dengan komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik melalui sinergi lintas instansi, sehingga penyelenggaraan haji tidak hanya berfokus pada kesiapan administratif, tetapi juga penyediaan akomodasi dan fasilitas kesehatan yang menunjang keselamatan serta kenyamanan jemaah. (HFS/RIS)

 

Laporan : Hafith
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya